Fresh Graduated, kerja di Client atau Service Company?

Posted on

Berbagai alasan mendorong fresh graduated atau para engineer baru untuk langsung terjun bekerja di perusahaan migas (Client), salah satunya adalah salary yang cukup tinggi yang diberikan oleh company. Banyaknya perusahaan migas yang mendapatkan blok eksplorasi baru menjadi target utama kalangan fresh graduated.

Tempat kerja yang prestisius dengan berbagai benefit dan juga fasilitas menjadi daya tarik tersendiri. Sering kali ketika mendengar fresh graduated bekerja di perusahaan migas, langsung diasumsikan dengan gaji yang besar. Banyak pula yang lupa karena membandingkannya tidak “equal” sesama perusahaan migas.

Hal diatas sah-sah saja, tidak ada yang melarang untuk langsung bekerja di perusahaan migas, namun yang terkadang terlupakan adalah jenjang karir di perusahaan migas ditentukan pula dengan pengalaman yang dimiliki oleh seseorang karyawan. Adanya persaingan ada bumbu cerita yang lain bagaimana perusahaan migas memberi perhatian khusus terhadap beberapa karyawan potensial. Di kalangan pekerja migas, ada istilah “IA” (International Assignment) diperuntukan untuk bebeberapa karyawan pilihan. Karyawan yang dipilih diambil dari berbagai entity/ department/service. Biasanya pula ini sudah ada slot untuk tiap-tiap department yang akan diberangkatkan setiap tahun. Durasi “IA”  minimal 2 tahun, kemudian balik lagi ke Indonesia. Tak sedikit kemudian beberapa karyawan menjadi kecewa dan keluar setelah mengetahui range salary yang seharusnya didapat.

Terkait hal ini,  saya berpendapat (pendapat pribadi, tanpa paksaan🙂 bahwa fresh graduated lebih pas sementara waktu “mondok” dulu di service company (Schlumberger, Halliburton, Baker Hughes, Fugro, Elnusa, IKPT, Tripatra, Wood Group, McDermott, etc) selama 1-2 tahun, maksimal 3 tahun, sebagai bekal sebelum masuk di perusahaan migas. Dengan pengalaman tersebut, maka saatnya “turun gunung” untuk melamar di perusahaan migas. Dipastikan bahwa posisi tawar akan semakin menggiurkan dan juga lebih siap untuk bekerja dengan berbagai latar pengalaman. Nah, disini yang bisa dikatakan ada “added value” bagi karyawan yang sebelumnya bekerja di service company.

Terakhir, ini masalah selera dan cita rasa; jadi tatkala masuk ke perusahaan migas (Client) jenjang karir pun sebenarnya sudah harus dipikirkan kedepannya.

#catatan geodetic engineer,  5.17pm kantor Survey Dept – TEPI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s