….dan Aqiqah pun berakhir

Posted on Updated on

Bismillah, Alhamdulillah…

Aqiqah anak ke-2 kami terlaksana dengan baik dan sukses. Persiapan sampai berakhirnya acara punya banyak cerita yang lumayan lucu dan deg-degan buat kami sekeluarga.

Sejujurnya aqiqah anak ke-2 ini saya lebih banyak turun tangan dikarenakan bundanya Omar sedang recovery pasca melahirkan. Mulai persiapan mencari catering aqiqah, tenda, dan catering juga. Kali ini, kami murni tidak melibatkan ibu mertua dalam persiapan Aqiqah Thariq. Kami hanya memberitahukan tanggal acara nanti.

Untuk Catering Aqiqah, saya memilih CV Karomah, biasanya Pak Dede ini meng-handle permintaan dari masjid Istiqomah Balikpapan. Beliau rupanya sudah berpengalaman untuk masalah ini (potong-memotong kambing). Beliau langsung datang ke rumah untuk acara ini dan menginformasikan detail mengenai porsi masakan nanti. Karena yang dipotong 2 ekor, maka dapat gratis 1 termos nasi porsi 100 orang (lumayan kan…:). Kambing 2 ekor ukuran sedang dengan 150 porsi temasuk untuk gulai dan lada hitam. Sengaja tidak memilih masakan sate, agar porsinya lebih banyak.

Catering prasmanan punya cerita lain, seminggu sebelumnya kami telah memilih Wisata Catering, sesuai kesapakatan kami akan menginformasikan lagi porsi yang dipesan 3 hari kemudian. Sehari kemudian, kami mengontak lagi, rupanya Ibu yang punya catering tersebut sedang pulang ke Jawa. Mendadak pulang ke Jawa karena ibunya sedang sakit keras. Sisa 4 hari acara, catering belum dapat…Wow. Istri saya lalu mengontak beberapa kenalan lewat BBM dan juga menanyakan info lewat twitter. Esok hari di kantor, saya meminta bantuan bu Christine (teman satu departemen) untuk menanyakan informasi catering. Semua informasi yang  didapat via BBM, Twitter atau Teman langsung saya forward ke istri untuk menghubunginya. Namun dari semua catering tersebut ada satu catering (No name mentioned) menolak jika hanya memesan catering prasmanannya saja. Alasannya karena untung yang diperoleh hanya sekitar 400ribu saja, catering tersebut mau jika kami memesan plus aqiqah kambingnya juga. Alamak..macam mana pula nih catering🙂. Akhirnya pilihan jatuh ke “As Catering”, catering yang lumayan baru namun pelayanan dan makanannya cukup enak. Selain itu, peralatannya pun bisa dipinjam dengan tambahan biaya.

Sabtu pagi, jam 10.30 saya menjemput ustadz untuk men-tahniq anak kami, saat prosesi tersebut, Omar tak henti untuk berlari kesana kemari sesekali dia ngomong kenapa adaiknya dipotong rambutnya, dengan lembut ustadz Sirajuddin menjelaskannya.

Tamu kemudian mulai berdatangan, mulai dari tamu ibu mertua sampai saat ba’da sholat dhuhur selesai, teman-teman dari kantor mulai datang. Suprise buat Omar, Tante Meiske (teman kantor) membawa hadiah berupa senapan M13 dan Tante Christine (teman kantor) membawa mainan. nah, ini dia awal hebohnya Omar. Seakan tak mau berhenti, kedua mainan tersebut dibawanya kesana kemari. Entah bagaimana ceritanya, Omar lantas menangis, kalau soal yang ini Omah, Amah, Bunda dan Ayahnya sudah paham dengan karakternya. Rupanya ban mobil mainannya rusak, selain itu beberapa temannya sudah pulang.

Jarum jam menunjukan 13.43, jamaah masjid Al Ikhwan kemudian berdatangan. Alhamdulillah, banyak jamaah yang hadir diluar ekspektasi kami. Sungguh kami bersyukur, karena tempat acara di rumah mertua namun banyak juga yang meluangkan waktunya, malah sebagian jamaah mengenal Omar. Bahkan tetangga sebelah rumah kami yang sibuk dan hanya kedengaran suaranya saat malam hari pun turut hadir di rumah mertua.

Satu cerita dari tetangga kami, selama 3 tahun lebih hidup bertetangga di komplek Balikpapan Baru baru kali ini dia mengetahui nama saya, selama ini ini Tante Nila memanggil saya dengan sebutan Pak Gusti. Alhasil kemarin, tante Nila meminta maaf dan mengatakan semua ini ulah security yang menginfokan kepadanya, padahal kami berdua saat lebaran bertamu ke rumah tante Nila, beliau pun sudah memanggil saya seperti itu.

Ada juga cerita dari Mbak Meiske, seorang tamu yang datang ikut bersolek didepan kaca padahal itu hanya kaca pintu, sambil senyum-senyum sendiri🙂. Ibu muda tersebut memperkenalkan diri. Rupanya beliau adalah istri seorang boss di Total. Bisa dibayangkan orang yang meilhatnya merasa aneh dengan tingkahnya.

Kami lalu menyempatkan sholat maghrib di rumah omah (neneknya Omar dan Al), setelah selesai kami lalu pulang. Lelah menghampiri, Omar tertidur di mobil hanya lantunan Ayat Suci Alquran mengiringi perjalanan kami. Tak sampai 10 menit kami pun sampai. Ohhh, hadiah Al cukup banyak, Insyaallah bundanya akan meng-hadiakan ke beberapa anak teman.

~Rumah Wika BR 2 No 6, special thanks to Mbak Meiske dan Mbak Christine untuk hadiahnya buat Omar…

One thought on “….dan Aqiqah pun berakhir

    ibu kiki said:
    Juli 16, 2014 pukul 4:52 pm

    maaf pa klo boleh tau cv karomah alamtnya dimana di balikpapan ini? boleh minta contact personnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s