Thariq Althaf Syathir

Posted on Updated on

Bismillah, Alhamdulillah, Segala syukur kami persembahkan kepadaMU Ilahi Robb.

Sabtu, 31 Agustus 2013 jam 22.14, anak kami yang ke-2 lahir di RS. Pertamina Balikpapan dengan BB 3.1kg dan PB 52cm. Proses persalinan dan kelahiran dibantu oleh Dr. Bisma SPOBg.  Anak lelaki ke-2 ini, kami beri nama “Thariq Althaf Syathir” yang berarti “Bintang Timur yang baik hati, lemah lembut, menawan dan jenius”. Panggilan sayang kami kepadanya adalah “Al atau Althaf”. Nama “Althaf” sendiri, nama yang diberikan bundanya, sedangkan Thariq dan Syathir pemberian saya sebagai ayahnya.

Proses kelahiran Althaf sendiri, penuh perjuangan. Hari sebelumnya, Jumat 30 Agustus, saya, bunda dan Omar bergegas mengecek kondisi kandungan Bunda, yang penuh perhitungan dokter sendiri bayi kami akan lahir pada 6 September. Namun, biasanya bayi berjenis kelamin laki-laki akan lebih cepat melahirkan dibandingkan perempuan.

Rupanya, setelah pengecekan dari dokter, usia kandungan bunda sudah siap untuk lahir. Pesan dokter untuk terus memantau kondisi bayi. Artinya saat kontraksi semakin rutin dengan waktu yang lebih cepat dan teratur maka segera bawa ke rumah sakit. Setelah dari dokter, kami langsung pulang, hari itu saya masuk kantor namun kemudian ijin jam 9 pagi untuk menemani bunda mengecek kondisi bayi dalam kandungan.

Setelah sholat jumat dan makan siang, saya lalu kembali ke kantor. Dalam beberapa hari kami sudah menyimpan dan memasukan barang-barang yang akan dibawah ke rumah sakit. Mobil pun terisi penuh dengan perlengkapan tersebut.

Al dalam dekapan abang Omar
Al dalam dekapan abang Omar

Jelang maghrib, saya dan omar anak pertama kami, seperti biasa melaksanakan sholat jamaah di Masjid Al Ikhwan. Rupanya Omar pun sudah siap dan mengerti bahwa bunda akan melahirkan adiknya. Jauh hari kami selalu menginformasikan bahwa kelah bunda akan melahirkan adik omar. Dengan demikian ada chemistry keduanya, sehingga si kakak bisa lebih menerima kehadiran adiknya.

Malam semakin merambat jauh, tak henti kami berdoa mohon diberi kelancaran proses kelahiran ini. Malam itu, sepertinya Omar sudah siap menantikan kehadiran adik laki-lakinya. Kepada bundanya, saya saya selalu diingatkan untuk menulis durasi kontraksi nya dengan melihat setiap berapa menit. Sekitar jam 11, kami lalu memutuskan untuk segera ke rumah sakit. Pilihannya tentu di Pertamina, selain dokternya bertugas disana, rumah sakit ini juga kami anggap terbaik dari segi pelayanan kepada pasien.

Berangkat, kami menelpon ibu mertua untuk menitipkan anak kami. Alangkah takjub saya, malam itu omar sangat manja dan pengertian. Saat kami berangkat berdua, didepan pintu rumah mertua, Omar masih sempat menitipkan doa buat ayahnya, bundanya untuk berhati-hati mengemudi. Omar juga meminta kami untuk mengabarkan jika adiknya telah lahir, Subhanallah.

Alhamdulillah, sabtu malam jam 22.14 anak kami lahir, kondisi bunda dan anak kami sehat semua. Saat itu yang menunggu proses kelahiran ibu mertua, Omar dan Wiwi (pembantu di rumah mertua). Tak lupa, saya meng-azani dan meng-iqomah kedua telinga sebagaimana sunnah Rasulullah.

Rasa syukur tak terhingga, kami haturkan kehadirat ALLAH SWT, terima kasih kepada ibu kami berdua, keluarga kami berdua yang terus memonitor proses kelahiran istri saya. Doa dan support juga datang dari teman kantor.

Terakhir, penuh harap kami menengadahkan kedua tangan kami, memohon kepada Rabb, semoga anak kami menjadi mujahid, soleh, penyelamat kedua orang tuannya di yaummil qiyammah kelak.

Selamat datang anakku sayang, doa kami untukmu, anakku Thariq Althaf Syathir (Bintang Timur yang baik hati, lemah lembut, kuat dan jenius).

Bumi Allah, Balikpapan

Rabu malam, Ba’da Isya tanggal masih 04 Sept 2013, saat mendung dan hujan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s