CINTAku (pada suamiku/istriku) IBARAT TAJWID

Posted on Updated on

Kamis, 28/3/2013, saya menerima BBM-an dari istri, cukup panjang, yang membuat takjub adalah isi BBM-an tersebut. Dahsyat sungguh mengena apalagi bilamana yang membacanya sedang belajar  membaca (memahami hukum baca tulis)  Al Quraan. Rangkaian kata berpadu dengan hukum baca Al Quran. Ini sama seperti apa yang diajarkan oleh ustadz ngaji kami.

Perhatikan Untaian kata demi kata, semoga bisa menambah “Ghirah” memahami Bahasa Al Quran.

#CINTAku (pd suamiku/istriku) IBARAT TAJWID #

Saat pertama kali berjumpa denganmu, aku bagaikan berjumpa dengan Saktah
hanya bisa terpana dengan menahan nafas sebentar…

Aku di matamu mungkin bagaikan Nun Mati di antara Idgham Billagunnah, terlihat, tapi dianggap tak ada…

Aku ungkapkan maksud dan tujuan perasaanku seperti Idzhar, jelas dan terang…

Jika mim mati bertemu ba disebut Ikhfa Syafawi, maka jika aku bertemu dirimu, itu disebut cinta…

Sejenak pandangan kita bertemu, lalu tiba-tiba semua itu seperti Idgham Mutamaatsilain, melebur jadi satu

Cintaku padamu seperti Mad Wajib Muttasil…Pali­ng panjang di antara yang lainnya…

Setelah kau terima cintaku nanti, hatiku rasanya seperti Qalqalah Qubro.. terpantul-pantu­l dengan keras…

Dan akhirnya setelah lama kita bersama, cinta kita seperti Iqlab, ditandai dgn dua hati yang menyatu..

Sayangku padamu seperti Mad Thobi’I dalam Quran.. Buanyaaakkk beneerrrrr….

Semoga dalam hubungan kita ini, laksana Idgham Bilagunnah ya.. cuma berdua, Lam dan Ro’ ...

Layaknya Waqaf Mu’annaqah, engkau hanya boleh berhenti di salah satunya.  Dia atau Aku…?

Meski perhatianku tidak terlihat seperti Alif Lam Syamsiah, namun cintak­u padamu seperti Alif Lam Qomariah, terbaca sangat jelas…

Kau & Aku layaknya Idghom Mutaqooribain..­Perjumpaan 2 Huruf yang sama Makhraj nya tapi berlainan sifatnya…

Aku harap cinta kita seperti Waqaf lazim, terhenti sempurna diakhir hayat…

Sama halnya dengan Mad ‘aridh dimana tiap Mad bertemu Lin Sukun Aridh akan berhenti…Sepert­i itulah pandanganku ketika melihatmu

Layaknya huruf Tafkhim,  Namamu pun bercetak tebal dipikiranku

Seperti Hukum Imalah yang dikhususkan untuk Ro’ saja, begitu juga Aku yg hanya Untukmu

Semoga Aku jadi yang terakhir untuk Kamu seperti Mad Aridli Sukun

source : unknown

Barakallah fiikum…

One thought on “CINTAku (pada suamiku/istriku) IBARAT TAJWID

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s