Terbang kembali…

Posted on Updated on

Setelah sekian lama kegiatan photo flight yang rutin diadakan setiap setahun sekali akhirnya bisa running kembali.

November  2012, kami terbang setelah hampir 3tahun berhenti. Seperti sebelumnya kegiatan ini dilakukan oleh Pipeline Department, saya kebetulan diminta membantu untuk menjadi navigator. Cukup lama sebenarnya saya mengikuti kegiatan photo flight. Kalau dulu menjadi assistant dari Boss saya, sekarang kebetulan dipercaya untuk langsung menjadi Navigator.

Tahun 2004 saya ikut bagian dari tim Pipeline Inspection, sebagai assistan Navigator, begitu kira-kira bahasanya.  Sejak 2006, saya menjadi Navigator sendiri tanpa assistant, Boss saya sudah resign untuk hal ini. Jadi regenerasi berlanjut hingga saat ini. Big Thanks for you, Mr. Basri.

Maret, 10 tahun 2013, saya kembali terbang untuk kegiatan serupa. Photo Flight bersama Tim Pipeline.  Mengulangi kegiatan Photo Flight bulan November 2012 dikarenakan ada gangguan minor terhadap peralatan dan software yang kami gunakan.

Permasalahan kecil itu muncul berhubungan dengan Equipment untuk photo flight. Biasanya menggunakan software GPS track maker, koneksi laptop to GPS aman dan bisa langsung running.  kalau dulu, windows platform memakai XP sekarang bergeser ke Vista. Walhasil, saya pun harus mengganti software baru yang lebih baik dari sisi ketelitian, maklum saja S/W sebelumnya ada freesource. Harus Real Time dengan posisi Chopper.

Jadual aerial photo survey dibagi menjadi 3 bagian, dengan 3 wilayah yang harus dicover. Mahakam North Area, Mahakam Middle Area dan Mahakam South Area.

Sebelum terbang, ada meeting kecil di hanggar Bandara Sepinggan, tepatnya di kantor IAT (Indonesia Air Transport). Menyesuaikan waktu terbang dengan kondisi Pasang Surut Air Laut di Mahakam Delta adalah hal yang harus diperhatikan dengan cermat. Begitupula daya tahan Laptop karena tracking menggunakan Laptop

Penerbangan tanggal 10 dan 16 maret 2013, berjalan sesuai rencana. Penerbangan 2 hari sangat enjoy dengan Capt. Bayu dari IAT, semua berjalan sesuai rencana. Komunikasi antar Navigator dan Pilot sangat baik sehingga obyek photo dapat dilalui tanpa ada yang kelewatan.

Penerbangan hari ke-3, 17 maret 2013, berjalan tidak sesuai harapan. Pilot yang berganti, dan rute tambahan yang cukup padat. Penerbangan session I, dimulai dari Balikpapan, lalu menuju Bekapai kemudian berakhir di Peciko. Kami pun landing di Handil. PPhoto Flight sesi ini, cukup smooth, objek yang menjadi area coverage tidak terlalu padat dan relatif mudah dipahami.

Setelah makan siang, kegiatan photo flight dilanjutkan dengan rute seluruh Handil Cluster, KP16 arah Badak, Senipah lalu menuju laut dalam di South Mahakam. Saat pertama kali menyerahkan peta rute yang menjadi guidance photo flight, Pilot sudah mengenyeritkan dahi, mencoba memahami rute yang cukup banyak dan memang harus diambil karena ini berhubungan dengan Inspeksi Pipeline. Kami pun lalu terbang, dalam penerbangan ini, Navigator dan Pilot seharusnya bisa memahami masing-masing yang menjadi SOP. Rute yang dibuat hanya sebagai Guidance saja, kita memahami rute yang dibuat tidak serta merta harus didekati dengan mengindahkan sisi Safety.

Arghhh…saya pun harus terlibat diskusi dengan Pilot senior, hampir 30mmenit kami terlibat diskusi di udara. Mulai dari kamera yang kami gunakan, ketinggian yang diinginkan, Safety mereka, tujuan photo flight. Saya kemudian diam, seharusnya hal semacam ini didiskusikan sebelum terbang. Saya kehilangan fokus, rute yang telah diset sebelumnya menjadi kacau, membiarkan Pilot menuntun sendiri mengambil keputusan tentang objek yang akan diphoto menjadi jalan satu-satunya untuk menyudahi diskusi yang lumayan menyita energi.

Saya kemudian melirik Crew Pipeline untuk menjelaskan hal ini, bahwa rute kita sedikit kacau. Sedikit terdiam di udara, kemudian Pilot membuka percakapan kembali untuk men-set rute mana saja yang belum kita lalui. Saya pun menjelaskannya, pada akhirnya Handil Cluster Area dapat dilalui.

Penerbangan selanjutnya menuju Badak, Senipah dan berrkahir di Sout Mahakam, rute dan objek yang menjadi area survei lebih mudah karena hanya mengikuti arah ROW (Right of Way) dan 3 platform di Offshore. Kami lalu balik pulang ke Balikpapan. Jam 4.30pm kami mendarat dengan selamat, walaupun saya kehilangan kunci kontak kendaraan yang saya tidak tahu entah dimana jatuh nya. Saya sempat diskusi sedikit dengan Crew Pipeline menjelaskan kondisi phot0 flight.

Kurang lebih 9tahun menjadi bagian dari tim kegiatan aerial photo survey, and today i told that this is very difficult to set our flight. I thought no want to meet that pilot for next trip. Be safety guys for flight.

Langit Balikpapan, tampakmendung walaupun hujan enggan untuk turun, dijemput sekuriti komplek yang membawa kunci kontak cadangan saya pun melaju meninggalkan Bandara menuju rumah. Satu-satunya yang ingin saya cepat temui adalah anak dan istri saya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s