Menjadi Ibu Rumah Tangga adalah pilihan terbaik

Posted on

Langit tampak masih mendung, semalam hujan turun cukup deras. Itupun tak mengurangi semangat saya menjemput rejeki. Pagi ini, Jumat 30.03.2012 adalah hari terakhir saya mengantar bunda masuk kantor. Hari ini pula adalah hari terakhir bunda sebagai karyawan di salah satu bank syariah terbesar di Indonesia, bank yang mempunyai moto “Pertama Murni Syariah”. Bunda juga tercatat sebagai karyawan permanen paling muda di kantor cabang Balikpapan yang menaungi seluruh area Kalimantan. Setelah 7 bulan lamanya bunda mengutarakan niat dan alasan untuk lebih konsentrasi anak kami, Faris. Akhirnya hari ini bunda mantap memutuskan untuk resign lebih dini.

Sebenarnya niat resign lebih dini sudah sejak usia 4 bulan bunda berniat berhenti kerja. Ritme kerja di bank yang menurut saya juga menjadi pemicu untuk resign. Terkadang saya harus menjemput bunda ba’da isya. Dulu, anak kami sering dititipkan ke pembantu dan terakhir kami menitipkan ke sebuah TPA di komplek kami. Sebagai seorang suami, kepala rumah tangga dan juga ayah awalnya saya meminta untuk istikharah mohon petunjuk apa yang terbaik buat bunda.

Terkadang saya menangkap butiran halus dimata bunda saat kami berangkat kantor, saya pun demikian. Niat unda kemudian disampaikan ke Atasannya, awalnya atasan menolak pengajuan surat resign bunda. Alasannya, seperti kebanyakan Boss yang melihat potensi dan kemampuan anak buah, work performance yang baik menolak dengan halus resign bunda. Namun ketika alasan yang diutarakan bunda bahwa tidak ada yang merawat dan menjaga anak kami, akhirnya Boss nya menyetujui namun dia meminta resign saat lebaran tahun ini (2012). Setelah berdiskusi, bunda lalu mengajukan lebih cepat yaitu bulan april tahun 2012. Ada sedih, ada bahagia disana. Sedih…mungkin bunda akan me-reset lagi aktifitas kesehariannya, bahagia karena waktu akan lebih banyak buat anak kami.

Oleh banyak kawan meminta untuk tidak resign, karena alasan karir bunda yang on the right track. Ada pula yang menyetujui dengan alasan bahwa anak dan keluarga adalah segalanya. Ini adalah 2 sisi yang berbeda, tapi intinya adalah Ibadah kepada ALLAH. Tinggal bagaimana yang kita nanti nya bersikap. Satu lagi yang menjadi alasan bunda adalah ingin memulai usaha sebagai “wiraswasta” ya bekerja dimana waktu kita sendiri yang me-maintain dan me-manage. Entah usaha apa yang akan dikerjakan bunda, sebagai suami hanya bisa berdoa dan mendukung langkah ini.

Menjadi ibu rumah tangga adalah pilihan terbaik buat kami sekeluarga, semoga ALLAH SWT melimpahkan keberkahanNYA. Amin YRA.

Balikpapan, 30.03.2012, jam 11.55 – menunggu sholat jumat

angin kencang bertiup diantara hujan siang yang lebat…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s