Empat langkah menghadapi bos dari “neraka”

Posted on Updated on

Empat langkah menghadapi bos dari “neraka”

Gak suka kerja dengan bos yang mengerikan? Atau sakit perut di hari minggu malam memikirkan kembali kerja senin pagi? Anda tidak sendirian. Berikut ini 4 langkah yang harus diambil untuk menjaga agar anda tetap waras dan mempertahankan pekerjaan Anda.

1. Berlakulah seramah mungkin. Anda menangkap lebih banyak lalat dengan madu. Semakin baik sikap anda ke bos, semakin Anda mengganggu dia, dan dia akan melihat bahwa dia tidak bisa mengontrol Anda seperti yang dia pikirkan. Akhirnya, mereka tidak akan mendapatkan kesenangan melihat Anda “tidak” dalam penderitaan walaupun mereka sudah bersikeras menjatuhkan anda.

2. Setelah hari berat berurusan dengan atasan Anda, pastikan anda memiliki seorang teman untuk menelpon dan melepas ketegangan. Kemungkinan, teman tadi punya problem yang sama karena tidak ada pekerjaan yang sempurna. Anda akan terkejut melihat betapa banyak kesamaan. Mendiskusikan perasaan anda dengan pihak netral akan membuat anda merasa lebih baik dan dapat mengeluarkan sesak dari dada Anda. Tapi Jangan dijadikan suatu kebiasaan, kalau tidak, teman-teman Anda tidak akan mau lagi mendengar Anda hanya terus-menerus mengeluh.

3. Jika Anda berada seruangan dengan atasan Anda dan dia berbicara dengan cara destruktif, pikirkanlah lagu kesukaan anda dan mulai bersenandung di kepala. Senyum dan tetap tenang. Katakanlah, “yakin … tidak ada masalah” tak peduli betapa buruknya suasana hati anda. Ambil buku catatan dan tuliskan dan dokumentasikan hal-hal negatif yang terjadi, dan tentukan dengan pasti kapan hal itu terjadi. Apakah setelah makan siang? Atau ketika atasan selesai menelpon dengan orang-orang tertentu? Mungkin ada sesuatu yang spesifik yang memicu tindakannya dia yang tidak tepat untuk Anda.

4. Akhirnya, jika semua langkah di atas gagal dan Anda hanya memiliki seorang bos, mulailah mencari pekerjaan baru. Yakinlah bahwa orang lain akan menghargai keahlian Anda, dan akan memperlakukan Anda sebagai manusia. Atau tetap bertahan dari pekerjaan Anda sampai Anda mendapatkan kerjaan baru. Gunakan waktu luang anda atau ijin sakit untuk pergi ke wawancara jika diperlukan.

source : www.jawarakita.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s