Posted on Updated on

Pengenalan teknik mancing laut

  1. Casting Lokasi casting tidak hanya di air laut saja, tapi di air payau (muara sungai) atau air tawar juga bisa diapllikasikan, tergantung targetnya ikan apa, paling seru casting bandeng, bulan2 dan kakap putih, ikan ini sangat atraktif (melompat sambil meronta)
  2. Popping, Teknik mancing Popping termasuk dalam olah raga berat, stamina pemancing harus benar2 mendukung, teknik sangat memegang peran penting, baik itu keberhasilan mendapatkan ikan maupun keselamatan pemancing itu sendiri saat fight, ”ini mancing ikan besar, salah posisi saat strike kita bisa terjun kelaut”, ikan target utama GT (Giant Trevalley) kalo orang makassar sebut ikan putih atau Masidung, ikan ini terkenal sangat tangguh, dan tenaganya luar biasa.

Piranti yang dipakai tergolong alat berat. Rell, kalo mau aman pake yg seri 10000, tapi pilih yg HG (High Gear) rell ini rationya sekitar 5:1 jadi kalo buat poping sangat cocok, pilih produksi yg bagus, sebab piranti ini kualitasnya gak bisa ditawar-tawar, bisa jebol ditarik ikan. Rekomendasi Shimano dan Daiwa

Stick, panjang minimal 7 Feet (2 meter lebih) minimal pe 6, rekomendasinya juga yg berkualitas product yg lumayan Pioneer, Kamikaze, Maguro GT Revo, Thunnus XT, Napoleon, dan Adrenaline. Product Shimano Caranx Kaibutsu (Deep Mosnster, Long cast, light pleasure dan Pencil Instrument)  kalo yg keren pilihanya, Carpenter, Jigging Master, Seven sea dll.

Line, kalo buat popping pakai benang minimal 50 lbs, sesuaikan dengan reelnya disitu ada code buat ngepasin benangnya, jagan asal beli ntar kelebihan atau kekurangan ngomel sama penjualnya ha..ha…ha…, contoh (bisa liat di spool) pe5=500m atau pe6-400m, artinya jika kita pake line pe 5, maka 500m cukup di spoolnya, begitu juga yang pe 6. Pilihan benang banyak banget, dari yg murah sampai yg mahal, ada Palladium, Azayaka, Sufix, Power Pro, Varivas, Tuff Line, Spider, Jigman dll.

Leader, direkomendasikan pake Leader tapi yg flurocarbon, dimaksud agar benang tidak kena gesek karang, (masih ingatkan monopilament=nylon tahan terhadap gesekan karang) terus jangan panjang-panjang leadernya, hitunganya 1,5X panjang stick udah cukup, karna kalo panjang kita akan dapet kelemahan dary leader itu sendiri yaitu ”renggangnya” ini bisa gawat, hook up gak sempurna.

Umpan, pada dasarnya semua umpan popper punya peluang disambar ikan, baik itu bentuk dan warnanya, hanya pemilihan berat umpan dan actionya yg harus disesuaikan dengan piranti dan power kita, salah milih kita bisa gempor kehabisan tenaga hanya buat ngelempar dan nyentak umpan. GT nyambar umpan terkadang bukan karna dia lapar, tapi merasa terganggu, makanya sering kena ekornya.

Lokasi, pemilihan lokasi popping di Balikpapan hanya ada 1 tempat, yaitu Tanjung Jumlay, sebenarnya di platform2 juga cukup bagus dan berpotensi (saya dan mas Erry pernah coba) lokasi terbaik tempat berdiamnya GT di karang2 dangkal 3-10 meter, terutama karang2 tunggal besar dan terumbu masih bagus, apa lagi kalo didukung arus kencang, wah bisa babak belur ngeladeni GT. Saya pernah popping di Pulau Samataha (Kab. Mamuju-Sul-Bar) dalam 1 jam kita strike lebih dari 20 kali tapi yg naik hanya 6 ekor, yg lain putus (paling kecil 18 kg, paling besar 25 kg) total timbangan 116kg.

  1. Jigging, kalo ini bener2 embahnya sport fishing, masalahnya kalo umpan gak digoyang, gak bakal dimakan ikan, nah digoyang aja jarang dimakan he…he…he…

Pemilihan piranti harus benar2 high quality. Stick, umumnya stick jigging pendek2, banyak pilihanya tapi gak semua lulus uji, kami pernah uji stick, 4 patah dan 1 kali ring lepas, sepintas kuat, tapi begitu fight hasilnya gak sesuai (maaf productnya  sepakat kita rahasiakan), pilih stick sesuai dengan ikan target dan kedalam laut. Tersedia stick berbagai ukuran, dari PE 2-4, PE 4-6, PE 6-8 dan PE 8-10, bahkan ada kelas PE 12. Silahkan pilih tapi ingat harus disesuaikan dengan rellnya, kalo tidak sesuai, kinerja dan powernya bakal gak karuan (seperti nari balet pake sepatu safety).

Rell, rell tidak begitu banyak pilihanya, kalo gak salah hanya Shimano, Daiwa, ajiking, Ryoby, dan Pflueger yg cukup layak, kalo yg lain saya belum tau, untuk shimano ukuran terbesar di kelas rell spining size 20000, Daiwa size 6500, Ajiking sizenya saya lupa, Pflueger size 6560 dan Ryoby size 8000 (smoga gak salah info) setiap rell punya code sebagai penentuan apakah dipakai buat popping atau jigging, kalo shimano codenya HG dan PG misal size 10000HG or 10000PG, kalo HG buat popping, tapi kalo PG buat jigging, product Daiwa bisa diliat rationya misal 4:1 (berarti buat jigging ratio 6:1 berarti buat popping HG=High Gear, PG=Power Gear….. gampang kan.

Line, kalo buat jigging pilihanya Cuma multi pilament atau disebut benang, sesuaikan dengan reelnya disitu ada code buat ngepasin benangnya, jagan asal beli ntar kelebihan atau kekurangan malah repot, contoh (bisa liat di spool) pe5=500m atau pe6-400m, artinya jika kita pake line pe 5, maka 500m cukup di spoolnya, begitu juga yang pe 6. Pilihan benang banyak banget, dari yg murah sampai yg mahal, ada Palladium, Azayaka, Sufix, Power Pro, Varivas, Tuff Line, Spider, Jigman dll.