Sea Games 2011 : Timnas Garuda U23 – Timnas rasa Papua

Posted on

Timnas Garuda U23 – Timnas rasa Papua

Sea Games 2011 – Jakabaring Palembang kali ini terasa spesial dengan munculnya Indonesia sebagai juara umum. Raihan keping emas diatas 155 tak mampu lagi dikejar pesaingnya Thailand sampai akhir perhelatana olah raga terbesar di Asia Tenggara. Satu cabang Olah Raga yang menjadi perhatian khusus masyarakat Indonesia adalah Sepak Bola. Ya, kita memang sudah terlalu lama puasa gelar di cabang paling bergengsi ini. terakhir kita menggondolnya tahun 1991 dan tadi malam hasil final antara Garuda Muda vs Harimau Malaya berakhir kekalahan Timnas Garuda. Dalam adu tos-tosan tersebut 2 penendang Timnas gagal melaksanakan tugasnya dengan sempurna, sedangkan Malaysia hanya 1. Agregar terakhir setelah bermain fulltime plus babak tambahan adalah 1-1. Kita kalah agregat 5-4.

Kita tidak usah membahas mengapa Timnas Garuda kalah, tak juga membicarakan PSSI yang belum melaksanakan kompetisi resmi dalam satu wadah. Mari kita lihat kekalahan karena adu tos-tosan adalah persoalan mental dan dewi fortuna, dan kali ini Malaysia sedang beruntung. Namun, saya ingin melihat dalam sisi yang berbeda bagaimana totalitas anak muda Papua di tim ini. Tanpa mengesampingkan kontribusi pemain lainnya, lihat saja Capt. Egi Melgiansyah, Andik Vermansyah, Gunawan Dwi Cahyo, Abd. Rahman, Dirga Lasut, Kurnia Meiga, Ferdinan Sinaga, Hasyim Kipuw, Diego Michel terus berjibaku, mengejar bola tanpa henti dan juga petarung sejati di lapangan.

Adalah Titus Bonai (Tibo), Patrich Wanggai, Octo Maniani, Steven Bonsapia, Lukas Madowen. Mereka adalah anak-anak muda Papua dengan skill bermain bola diatas rata-rata yang sepertinya diturunkan secara khusus pada mereka, kalo boleh dibilang mereka adalah seperti anak muda Brazil yang diberi kemampuan mengolah bola diatas rata-rata. Kecepatan, Dribbling, akurasi tendangan, penempatan posisi, heading dan juga tipe petarung sejati dengan nafas kuda. Seorang komentator sepak bola tak salah mengatakan bahwa tim yang dibesut Coach Rahmad Darmawan adalah sprinter jarak dekat. Kita tentu berterima kasih kepada Coach RD begitu sering sapa, seorang sarjana, mantan perwira marinir AL dengan tangan dinginnya sangat berhasil mengelola tim ini. Dengan persiapan hanya 3 bulan, coach yang sukses mengantar Sriwijaya, Persija dan Persipura menjadi jawara Liga Indonesia. satu-satunya pelatih lokal yang sukses membesut 3 tim berbeda. Kelebihan lain dari coach RD adalah ketenangan, ketegasan, disiplin, kharisma sehingga berhasil mengatasi tipe pemain dengan kultur ayng berbeda. Kita masih ingat bagaimana seorang idola Irfan Bachdim dicoret dari timnas karena indispliner, kita juga melihat bagaimana striker masa depan Syamsir Alam tercoret bukan karena ketidakmampuan tapi semata-mata kebutuhan tim. Dan ketika ditangani coach RD inilah kita melihat anak-anak muda Papua begitu solid, patuh dan penuh dedikasi kepada sang entrenador sejati

Di level senior beberapa pemain Papua ; Boaz dan Ricardo acap kali mangkir latihan dengan alasan yang menurut kaca mata awam (kaca mata saya) tidak seharusnya dilakukan oleh pemain professional. Namun, sekali lagi tangan dingin coach RD berhasil bahkan boleh dikatakan sangat berhasil me-maintain dan men-treat anak-anak muda Papua dilevel Timnas Garuda U23. Kita lihat seorang Okto, sekarang lebih dewasa, kita juga melihat bagaimana duet maut Tibo dan Wanggai, walhasil dalam perhelatan Sea Games ini tampil sebagai duet penyerang paling subur, dengan 10 torehan gol masing-masing 5 gol.

Tak salah rasanya, Tibo mengatakan PSSI harus nya lebih sering memantau perkembangan anak-anak muda Papua karena begitu banyak lahir talenta-talenta pemain sepakbola kelas wahid. Ya, Papua dengan segala potensi Sumber Daya Alam nya yang sangat kaya seharusnya pemerintah lebih memperhatikan lagi kesejahteraan mereka. Freeport dan British Petroleum adalah 2 dari sekian banyak perusahan besar yang mengeksplorasi kekayaan alam Papua. Namun, disatu sisi kesejahteraan dan kemiskinan begitu nyata di bumi Papua.

Torehan 180 keping emas didalamnya ada sumbangsih anak-anak muda Papua, begitu juga olah raga terpopuler saat ini sepak bola, ada 5 pemain inti berasal dari Papua. Kalau sudah begini pantaskah Pemerintah terus mengeksploitasi potensi SDA lalu melupakan mereka. Melupakan dedikasi mereka atas nama INDONESIA. Sekali lagi Papua adalah INDONESIA.

Kekalahan atas Malaysia pada final Sea Games 2011 hanyalah persoalan kecil, karena Papua akan terus melahirkan talenta2 hebat sepak bola. Terus lah terbang Timnas Garuda Muda, Kepakkan sayap setinggi langit, rengkuhlah juara dimasa akan datang. Timnas Garuda Muda sedang meretas menuju mimpi, mimpi sang juara sejati. Tak salah jika saya mengatakan bahwa Timnas Garuda U23 (Sea Games 2011) adalah Timnas rasa Papua, bagaimana dengan anda…!!!

Berikut adalah skuad Timnas Garuda Sea Games 2011

Kiper : Kurnia Meiga, Andritany Ardhiyasa
Bek : Gunawan Dwi Cahyo, Septia Hadim, Diego Michiels, Yericho Cristiantoko, Hasyim Kipuw, Abdul Rahman
Gelandang : Egi Melgiansyah, Mahadirga Lasut, Stevie Bonsapia, Oktovianus Maniani, Ferdinand Sinaga, Ramdhani Lestaluhu, Hendro Siswanto, Andik Vermansyah
Striker : Titus Bonai, Yongky Aribowo, Patrick Wanggai, Lucas Mandowen
Pelatih : Rahmad Darmawan

3 thoughts on “Sea Games 2011 : Timnas Garuda U23 – Timnas rasa Papua

    andre setiawan said:
    Desember 2, 2011 pukul 3:44 pm

    PAPUA JUGA INDONESIA, SEJAHTERAKAN PAPUA! TIBO,BOAZ,WANGGAI,OKTO,WANDOWEN,STEVIE DKK, KALIAN ASET BESAR TIMNAS, SAATNYA PECAT WIM, RD COACH MASA DEPAN TIMNAS.

    mtnugraha said:
    November 24, 2011 pukul 2:43 pm

    Mungkin karena Rahmad Darmawan sudah pernah menangani tim Persipura sebelumnya, jadi setidaknya dia tahu mengenai karakter dari pemain yang berasal dari Papua, sehingga tahu bagaimana cara “menangani” para pemain yang berasal dari Papua ………..

      Muhammad SUDARMAN responded:
      November 24, 2011 pukul 5:02 pm

      sepertinya begitu, hanya RD yg bisa meng-handle pemain2 papua. soft approaching sungguh “mengena”. kalo bisa lokal ngapain import🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s