Mengenali gejala infeksi telinga pada anak

Posted on Updated on

Sudah hampir sebulan ini, anak kami Faris terkena batuk pilek (batpil) disertai demam tinggi. Pada awal panas, kami pun sudah membawa nya ke dokter anak di RS. Siloam Balikpapan, oleh dokter diberi obat penurun panas, pereda batpil.  Seminggu kemudian anak kami sudah berangsur sembuh. Berselang sehari saya kemudian terkena gejala flu, karena yang terkena orang dewasa, saya dapat mengkonsumsi beberapa vitamin dan meminum madu, habbatsauda atau pun anti biotik. Rupanya setelah saya berangsur sembuh, Faris malah mulai terserang lagi gejala demam tinggi dan batpil. Kami pun akhirnya membawa lagi ke rumah sakit.

Ritual pagi sesaat sebelum berangkat kantor adalah mengajak Faris berkeliling komplek dengan mengendarai motor. Ketika berkeliling tersebut, saya mulai curiga setiap kali pipi sebelah kanan Faris tersentuh…Faris pasti meringis. Saya kaget ketika mengecek telinga nya ada cairan yang keluar. Bergegas, pagi itu kami memutuskan cuti dan mengantar nya ke rumah sakit. Setelah bertemu dokter anak langganan kami, disarankan untuk memeriksakan ke dokter ahli THT.

Sore hari jam 5 sore, kami bertemu dengan dokter Erica, spesialis THT di RS. Siloam Balikpapan, telinga Faris lalu dibersihkan dan diberi obat tetes untuk memberhentikan cairan yang menetes. hari Jumat, kami diminta datang kembali untuk memeriksakan kondisi telinga Faris.

Sebelum mengantar ke rumah sakit, saya mencari tahu gejala apa yangterjadi pada anak kami. Berikut tulisan yang saya  dapatkan dari mommiesdaily, yang juga dialami Faris :

Berikut ciri-ciri infeksi telinga pada anak :

  • Telinga terasa sakit. Kalau anak sudah bisa bicara, pasti dia akan mengeluhkan hal ini. Nah kalau bayi mungkin akan memegang-megang telinganya terus.
  • Kesulitan tidur, karena tekanan pada gendang telinga yang mengakibatkan rasa sakit. Kalau pun tertidur biasanya akan dalam posisi tengkurap. Hal yang sama terjadi pada Faris  pada tengah malam selama 2 hari ini, diatas jam 12 malam saat panas badan nya mulai meningkat, kami berdua sempat pusing apa gerangan, akhirnya diberi sanmol obat penurun panas, Farisnya akhirnya tertidur.
  • Demam: Sebuah tanda bahwa sistem kekebalan tubuhnya sedang bekerja melawan infeksi. Biasanya suhu akan berkisar dari 38 – 40 derajat C. Suhu tubuh Faris saat panas sampai 38.5C, untuk pereda panas Faris minum Sanmol dengan takaran 1.5mili cc
  • Kesulitan mendengar. Cairan yang menumpuk dapat menghalangi suara yang masuk.
  • Nafsu makan akan turun (pastinya!), walaupun sebenarnya tidak ada masalah dalam hal menelan, tapi mereka akan terasa sakit dan nggak enak badan.
  • Ada cairan yang keluar dari telinga.

Kalau anak sudah menunjukkan tanda-tanda tersebut, segeralah bawa ke dokter. Biasanya dokter akan meresepkan antibiotik pada kasus ini. Tapi perlu diingat, 80% infeksi telinga bisa sembuh dalam 3 hari tanpa antibiotik.

Untuk menghindari terjadinya infeksi telinga ini:

  • Jangan memberi minum, baik botol maupun ASI, dengan posisi tidur mendatar tanpa batal penyangga. Posisi ini akan membuat cairan terkumpul di bagian belakang tenggorokan dan hidung dan mungkin kembali ke telinga bukannya turun ke kerongkongan.
    Walaupun mekanisme minum via botol berbeda dengan menyusu langsung, dan menyusu dalam posisi tidur tanpa bantal penyangga tidak menimbulkan resiko infeksi telinga. Tapi mencegah lebih baik daripada mengobati kan?
  • Batasi penggunaan dot. Gerak mengisap memicu tabung estachius untuk membuka dan menutup, memungkinkan lendir dan bakteri dari bagian belakang tenggorokan dan hidung untuk masuk ke telinga tengah. Dot yang tidak dibersihkan secara teratur juga dapat terjadi penumpukan kuman yang kemudian menuju bagian atas, belakang tenggorokan dan terkumpul dalam gendang telinga.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s