Pilkada, jangan rusak kami…

Sampingan Posted on Updated on

Kau yang berdiri tegak diujung mimpi

mimpi 1000 bahkan lebih anak negeri ini

yang meletakan harapan dikedua kekar bahumu

atas nama negeri Bombana wita’i Moronene

Kau yang berdiri tegak diujung mimpi

apakah kita sebagai ‘diri’ telah ‘merdeka’ dinegeri sendiri?

kemerdekaan apakah yang kau impikan, sahabat?

penghambaanmu kepada kekuasaan?

Kau yang berdiri tegak diujung mimpi

kumau kau merenung untukku, sahabat

supaya kau atau aku tak terbelenggu

agar ber-padu kata di tanah leluhur kami

membangun negeri Bombana wita’i Moronene

Kau yang berdiri tegak diujung mimpi

semoga kau lebih bermakna ruhaniah

sebab badan kan lebur menjadi debu

kembali ke tanah, asal Adam diciptakan..

semuanya belumlah cukup menjawab pertanyaan kelak…

Kau yang berdiri tegak diujung mimpi

sebab itu silaturahim haruslah mengena ‘ruhaniku’, ‘ruhanimu’

hingga kau tak sesuka busurmu melepaskan panah permusuhan,

membakar “rumah hati” kami, merobek nilai persahabatan kita?

Kau yang berdiri tegak diujung mimpi

renungkanlah untukku, sesaat saja sahabat…

ajari kami tidak saja pengetahuan

namun nilai-nilai hati kau dan aku

sebab kau sahabatku, sahabat tanah leluhur kami

Bombana, wita’i Moronene

– catatan mei akhir, pilkada (8/5/11) jangan rusak kami –

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s